Kerepotan polisi menghadapi ormas (Islam) “anarkis”

13 Juni 2006

Ada yang mendesak pembubaran ormas Islam "anarkis". Eh, sik, sik, mengko dhisik, entar dulu. Apa dasar hukumnya? Ada yang lebih mendasar: apa pengertian anarkis? Masa sih apapun yang tak sehaluan harus dibasmi tanpa alasan kuat? Baca entri selengkapnya »


Playboy Indonesia: memang sial

12 Juni 2006

Cuma satu kata untuk Playboy edisi Indonesia: sial. Ya, penerbit majalah hiburan pria dewasa itu menyandang nama sial. Baca entri selengkapnya »


Raja di hati, raja sumur, raja di mana saja

12 Juni 2006

Adakah yang salah dengan feodalisme? Tergantung bagaimana memandangnya. Pandangan pertama: jika para pelaku, dan terutama korbannya, berbahagia dengan itu, ya biarin saja. Pandangan kedua: misalkan para korbannya bahagia, itu pun merupakan penindasan yang efektif; apalagi kalau tak bahagia, jelas perlu revolusi. Baca entri selengkapnya »


Duit tunai, duit segar, Rp 150 juta raib

9 Juni 2006

Mengurus pendaftaran nomor pegawai negeri ke Jakarta, bawa duit Rp 150 juta, lantas duitnya digondol maling. Ketika mendengar berita ini tadi pagi dari radio, saya takjub. Sungguh, ini sebuah kasus kemlinthi.

Haruskah uang tunai sebanyak itu, bisa buat mobil baru, ditenteng dalam bentuk tunai? Ini zaman uang giral. Tinggal pilih bentuknya, asal bukan tunai, maka pembayaran akan lancar. Baca entri selengkapnya »


Kebingungan Soehartois

9 Juni 2006

Penentang Soeharto memakai isu antikorupsi dan antikejahatan terhadap HAM. Kaum pro-Soeharto, karena bingung memilih isu tandingan, akhirnya memakai isu antikomunisme.

Sebuah cara berpikir yang aneh. Lebih aneh lagi kalau ternyata ada yang mengamininya. Apa nggak ada isu lain yang lebih gres sih? Baca entri selengkapnya »